intellectual property.

you are welcome to look, read, study, and learn. you are welcome to link/share it. you are welcome to quote or rewrite some of my post, but please don't forget to mention me/link my site.
but you are not allowed and please don't take any of images (with or without watermark) from this site without my permission.

Wednesday, September 18, 2013

Knitting 101 = Membedakan Jarum Knitting

Tak kenal maka tak sayang... Tak tahu maka bingunglah kenapa itu benda dengan fungsi yang sama, yaitu merajut harus ada beberapa macam bentuk dan namanya. Ada beberapa jarum di dalam Knitting, di postingan ini Poyeng akan sedikit membicarakan tentang beda jenis dan fungsinya.

1. SPN = Single Pointed Needle

 

Jarum ini ciri fisiknya lurus panjang dan hanya memiliki satu sisi yang runcing, sementara sisi satunya tumpul, yang membuka kesempatan untukmu menghiasinya. Ada produsen jarum bahkan mengukirnya hingga mirip seperti tongkat sihir, produsen yang lain memberi ujungnya hiasan beads besar atau karakter hewan yang membuatnya tambah manis. Jarum jenis ini biasa dikemas dalam isi dua atau sepasang.

Fungsi dari jarum ini adalah untuk membuat rajutan yang sifatnya mendatar, seperti syal, pashmina, pokoknya bukan sesuatu yang berbentuk lingkaran.

2. DPN = Double Pointed Needle

 

Jarum ini ciri fisiknya lurus panjang dengan kedua sisi runcing. Biasanya jarum dengan tipe ini dikemas dalam isi 4 atau 5 sekaligus dalam satu pak.

Fungsi dari jarum ini adalah untuk membantumu membuat rajutan yang melingkar.. (teknis tentang bagaimana cara merajut melingkar tidak akan kita bicarakan disini). Dia juga dipakai untuk membuat i-cord, sebuah teknik knitting untuk membuat tali kecil yang melingkar.

3. Circular Needle

 

Jarum ini memiliki ciri fisik berupa kedua sisi runcing, dimana berbeda dengan bagian kedua ujung yang kaku, di bagian tengah jarum lentur dan biasanya bagian yang lentur itu berupa plastik atau aluminum lentur.

Fungsi dari jarum ini adalah sebagai alternatif untuk membuat rajutan melingkar yang ukuran panjangnya tetap. Kenapa ada bermacam panjang di jarum ini? Karena dia hanya bisa menahan sekitar panjang yang dia punya.. misalkan jarum circular 40cm, dia hanya bisa dipakai untuk membuat rajutan memutar dengan panjang kurang lebih 40cm juga. Akan sulit dipakai jika kamu ingin membuat rajutan memutar dengan ukuran jauh dibawah itu, atau ukuran yang terlalu banyak diatas itu.

Jarum jenis ini dengan panjang 80cm keatas juga biasanya dipakai oleh perajut untuk membuat rajutan mendatar yang lebar.. seperti membuat bagian sweater atau pashmina, karena sifatnya yang lentur, membuatnya bisa dilipat dan diselipkan ke dalam tas sehingga bisa dibawa pergi kemana-mana.


* * *
Mengenai materialnya sendiri, ada yang dari bambu, dari kayu, dari plastik, dan dari aluminium. Yang membedakan semuanya adalah sifat dari materialnya sendiri. Untuk bahan bambu kecenderungan memiliki sifat keset dan karenanya cocok untuk pemula untuk mencegah tusukan merosot.. tapi untuk perajut yang sudah biasa merajut biasanya akan lebih suka memilih bahan aluminium karena sifatnya yang licin sehingga meningkatkan kecepatan merajut (lagipula kalaupun merosot, sudah bisa memperbaikinya sendiri tanpa bingung cari bantuan orang lain :) ).

Dapatkan jarum knittingmu di poyenghobby.com



Salam Rajut dari Poyeng!

:D

No comments:

Post a Comment

Related Posts with Thumbnails
beberapa link tersambung ke Facebook. Pastikan situs tersebut tidak terblokir di tempatmu :) Tidak perlu punya akun FB untuk bisa membuka Page Poyeng ;)