intellectual property.

you are welcome to look, read, study, and learn. you are welcome to link/share it. you are welcome to quote or rewrite some of my post, but please don't forget to mention me/link my site. But you are not allowed and please don't take any of images (with or without watermark) from this site without my permission.

Entrepreneurship Bisnis Indonesia 21 Mei 2015

ketika dulu untuk membuat artikel masih sering harus ketemu langsung dan wawancara memakai perekam, sekarang semua bisa dilakukan via email atau telepon. Hal ini membuat jarak antara kantor media dan obyek yang ingin diliput bukan menjadi barrier lagi.

Hal ini juga bikin Poyeng senang, karena keakuratan dari wawancara email jauh lebih tinggi daripada wawancara langsung yang sering kali meleset sampai 50% ketika sudah naik cetak.

Terimakasih sudah menampilkan Poyeng sebagai salah satu konten di rubrik entrepreneur di Bisnis.com :)

Bisnis Indonesia, e-paper. 21 Mei 2015

Product Review : Wool Poyeng

Salah satu penghuni barunya Poyeng yang bahannya beneran dari wool hewan. Tapi karena udah kualitas entah ke berapa, benang wool yang satu ini karakternya kasar dan bukan buat wearable. Tapi... sangat ngganteng dijadiin tas!


Ada dua jenis ketebalan. Sport dan Worsted.

Yang ketebalan worsted, sudah sukses dijadikan tas yang amat ngganteng, dan boneka. (setidaknya yang terdokumentasi)


Wool Poyeng hadir dalam warna-warna natural yang asyik untuk dipadu padankan. Dan dia enak banget di blocking. Cukup dibasahi, dibentang, ditiup-tiup steam sebentar, beres deh. ^ ^


Dapatkan suplai wool Poyengmu di [sini]


Salam rajut

poyenghobby.com
@ajeng_poyeng

Mengenal Asisten Poyeng : Resti

* postingan ini adalah artikel gaya bercerita yang memang bener-bener dari tangan pertama. :)



Halo, perkenalkan namaku Resti. 23 tahun yang lalu aku lahir di Jakarta tanggal 29 Januari. Aku masih aktif sebagai mahasiswa jurusan Teknologi Industri Pertanian UGM. Juga aktif bekerja di Career Center milik UGM (ECCUGM) sebagai staf admin. 3 hal yang menggambarkan aku adalah open minded, easy going dan active. Aku senang bertemu dengan orang baru, belajar banyak hal baru dan berusaha mengahadapi tantangan yang baru setidap harinya. Namun, ada saat dimana aku punya 'me time' dimana aku cuma mau hang out sama diriku sendiri aja. Selama 'me time', biasanya aku menghibur diriku dengan membaca komik dan menonton serial Korea - Jepang.

Oiya, awal aku tertarik mendalami crafting, khususnya crocheting dan knitting, dimulai karena kebosanan. Pada 2013, aku berkesempatan sekolah di Universitas Kochi, Jepang dalam program pertukaran pelajar. Cukup bosan dengan rutinitas sekolah, lalu aku window shopping di distrik sekitar asrama. Secara kebetulan, entah magnet apa yang menarikku masuk ke toko craft. Di sana ada beberapa nenek yang sedang merajut dan merenda. Aku tertarik untuk mencoba aktivitas itu.
Sepertinya menarik ! Akhirnya aku pun jatuh cinta, walaupun sulit dan ada gap bahasa yang harus ku lalui selama belajar.

Setelah pulang ke Yogyakarta, aku browsing toko yang menjual benang dan alat rajut. Ada satu toko yang unik, menurutku, karena selain menjual benang, di toko ini kita bisa sharing dan konsul tanpa dikenakan biaya tentang proyek rajut yang sedang kita kerjakan. That was Poyeng ! Di minggu terakhir Januari 2014, aku berkunjung ke Poyeng dan tercantum lowongan kerja untuk part-timer.

Dari situ, aku kirim CV dan portofolio hasil rajutanku ke email pemilik Poyeng. Ga nyangka, aku di sms pemilik. Poyeng dan diundang interview, horeeeee ! Aku diterima sebagai part-timer di Poyeng dan resmi mulai 'kongkow rutin' pada minggu terakhir di bulan Maret. Tak terasa sudah 1 tahun lebih aku jadi bagian dari Poyeng. Aku suka iklim kerja di Poyeng yang kekeluargaan, jadi aku merasa hampir tidak ada persaingan diantara part-timer lainnya. Kita ketawa bareng, curhat bareng, makan bareng, bahkan sempet tidur bareng juga. Mereka menjadi salah satu kepingan dalam kisah hidup rantauku, #ciyeeeee~

Bekerja di Poyeng menjadi hal yang membuatku berkembang secara profesional dan personal. Aku banyak belajar teknik - teknik knitting dan crocheting. Teman - teman part timer tidak pelit berbagi ilmu denganku yang masih novice ini. Proyek rajutan yang ku kerjakan juga tidak melulu satu macam.

Karakter pelanggan Poyeng yang beragam membuatku belajar menyesuaikan diri dan mengaktualisasikan diri menjadi lebih baik, juga membuatku belajar berkomunikasi yang efektif dengan lawan bicara dari latar belakang yang berbeda-beda. Aku yakin suatu hari Poyeng bisa jadi salah satu tren dalam dunia usaha craft di Indonesia, tak hanya di Yogyakarta, dengan harapan Poyeng mampu membuka cabang di daerah yang lain. Amiiiin !

Satu hal yang aku kutip dari unknown quote, 'good thing takes time', and yeep indeed ! Good thing isn't always starting well. Godspeed Poyeng !

Apa kata Resti tentang owner Poyeng :

Mba ajeng : she's like firework ! Spontan tapi menarik untuk diamati hohoho~Kalo JLo mengasuransikan bokongnya karena saking berharganya, aku menyarankan mba Ajeng untuk mengasuransikan kedua tangannya. Banyak karya yang dihasilkan mba Ajeng. Dia seniman multitalent. Cukup dengan tutorial atau DIY (do it yourself) project, mba Ajeng berkreasi dengan caranya sendiri.

Mas bas : Dia itu atasan kerja yang usil yang pernah ku temui hehehe~Senang pernah bekerja untuknya. Aku tidak merasa terbebani atas kerjaan yang diberikan olehnya.


Apa kata asisten lain tentang Resti :

Ria
salah satu temen dan berbagi cerita juga selain wina. Karena seumuran dan seangkatan juga. 11/12 sama aku, ceplas ceplos dan ibu pejabat selain aku. Haha. Aslinya crocheter, suka bikin amigurumi, tapi aku belom dbikinin sampe sekarang. Wkwkwk
Annis
nah dia kelihatan banget paling moody mungkin yang lain juga sih, tapi kalo dia paling keliatan.
Aya
Resti entah kenapa selalu terlihat sibuk dengan jadwal ini itu.. Mungkin status “ibu pejabat” yang tadinya dipegang Ria dilimpahin aja ke dia.. :p
Wina
Resti ituu orang yang aman kalo dimintain pendapat karena biasanya jawab apa adanya. Hard worker dan suka bikin jaringan macam laba-laba. Kenalannya adaaa aja dimana-mana. kadang aku heran, dia sering dapet info-info dari yang normal sampe yang aneh yang aku ga paham itu asalnya dari mana. Kalo Resti ga kedengeran suaranya lagi, biasanya dia udah pegang gadget dan utek-utek sosmed atau grup. Aku suka sama Resti kalo dia udah chat, “Aku mau mampir geprekan trus moyeng.ada yang mau nitip??” :D.
Irin
kebalikan dari anis, dia yang paling sedikit jadwal nya harus "duet" sama aku. ibu pejabat ke 2 setelah ria, (jadwal meeting luar poyeng nya puadeeet). mungkin kalo orang pertama kali belajar sama dia,pasti mikir "wah mba nya galak banget", padahal itu asli suara biasa bukan marah2 ato emosi. and dia penyanyang anak kecilll :D
mba Poyeng
asisten paling terakhir di Poyeng ini multilingual! Suka parttime dimana-mana dan juga paling hobi bikin foto narsis (juga dimana-mana). Anak betawi yang nada bicaranya kalo belum kenal bisa dikira galak, tapi kalo mau bisa juga pakai nada manis ala customer service. Kakinya kecil karena kemana-mana naik sepeda terus. Suka bikinin mamanya rajutan meskipun kadang sama mamanya dilegoin lagi :p


Mengenal Asisten Poyeng : Wina

* postingan ini adalah artikel gaya bercerita yang memang bener-bener dari tangan pertama. :)


Hai namaku Idwina Arum Iwanda, tapi orang-orang biasa panggil aku Wina, Idwina, Atau Id aja.

Aku lahir tanggal * ******** **** (Just guess it hehe) dan sekarang lagi fokus sama Skripsi Tercintah. Aku anak kedua dari dua bersaudara, numpang lahir dan besar di Jogja biarpun nggak punya setetespun darah Jogja. Aku nggak akan nolak kalo diajak nonton dan jalan-jalan apalagi berenang. Kecuali kalau lagi bokek. Kalau udah begitu aku lebih suka diem dirumah ato di poyeng, merajut, baca buku, nulis, atau nonton film di leptop.

Pertama kali aku kenal poyeng dari kakak, yang sepertinya nemu karena kebetulan, sekitar tahun 2011 dan kemudian mulai belajar knitting secara ‘niat’. Setelah dua taun berlalu, tepatnya bulan Juli 2013, baru aku mulai kerja sebagai asisten dan menghadapi suka-duka yang kayaknya nggak bakal aku lupain. Mulai dari ketemu temen-temen yang asik-asik, sampe menghadapi pelanggan yang aneh-aneh dan sukses bikin geregetan, diajarin bikin rajutan yang WOW, sampai ngadepin pola yang naudzubillah.

But most of the time, I can say that I’m more than happy.  Terutama waktu menggila bareng temen-temen sesama asisten, nyonyah & tuan owner, dan eks asisten juga. Kayaknya sedikit gelo itu bisa dimasukin ke requirement asisten poyeng haha (^.^)V

Apa kata Wina tentang owner Poyeng dan Ducky :

Mba Ajeng dan Mas Bas itu sepaket, jadi mau dikomen pun harus sepaket juga. Tuan dan nyonyahnya Poyeng yang datang dan pergi seperti angin (Wuuush!). Sering datang santai, nongkrong bareng, tapi kalo pas inspeksi kayak angin topan hehe. Jarang nemu mba ajeng tanpa mas bas ato sebaliknya. Walo seringnya mereka santai sama asisten, tapi kalo udah soal kerapian (ini Mba Ajeng) sama sikap ke pelanggan (ini Mas Bas), bener-bener ga bisa ditawar. Kalo meleng siap-siap ‘dikumbah’ deh. Biasanya, kalo lagi nggak ada kerjaan ato cari suaka merajut, rumah mereka adalah salah satu pilihan oke.

Kalo lagi berkunjung kerumah Mba Ajeng dan Mas Bas, yang pertama ‘menyapa’ di depan rumah itu ya Ducky yang sedang santai di garasi. ‘Roti Tawar Biru’ kesayangan anak-anak yang sabar nganterin piknik biarpun harus terseok mendaki. Aku sering takjub sama kapasitas angkutnya Ducky. Pernah dinaikin sepuluh orang dan muat itu sesuatu banget. Semoga Ducky sehat selalu ya biar bisa piknik rame-rame lagi.

Apa kata asisten lain soal Wina :

Ria
temen deket di poyeng, mungkin karena seumuran yah yang jaraknya nggak sampai 12 jam dan temen berbagi cerita. Haha. Ciciknya poyeng (#peace). Termasuk orang yang polos, padahal sih enggak. Haha. Suka teriak-teriak. Paling sering aku 'jahilin'
Annis
nah kalo dia sering jadi korban kejahilan temen teman yang lain hihiihi.
Aya
Wina tu lucu kayak anak kecil gitu, suka geli sendiri ngeliatnya. Tapi kalo emosi bisa jadi serem juga sih. Suka banget baca novel roman. Paling sering dipeseni rajutan yang aneh-aneh sama owner-e.


dia tipikal mahasiswa psikologi yang sedang mengobati pribadinya sendiri. Teman yang menyenangkan. Selain merajut, wina juga jago menggambar loh
Irin
diantara asisten lain mungkin dia yang paling sering ketemu aku, dari lahir sampe sekarang, aku biasa manggil dia o***d (panggilan sayang and cuma aku yang boleh!)
sebagai adek dia adek yang baek. tapi kalo udah di poyeng dia jadi yang paling sering kena omelan dari aku >_<. beda sama aku and anis yang jadi susah nyambung kalau lapar, dia kalau lagi galau ampuuuun susah konek nya udah kaya harusnya pake HSDPA ini sinyalnya GPRS. Kepoers sejati, dari info yang cuma secuil bisa di gali sampe lengkap (yang aku masi ga tau dia dapat dari mana). tapi bermanfaat, meneliti latar belakang calon pacar misalnya :P

Henny
Tiap ke Poyeng, paling sering ketemu mbak Wina. Paling sering bikin boneka dan proyek rajutan gede, tas gede, baju, shrug, dan kawan-kawan. Paling sering ribut soal berat badan. Dan sangat cewek lah pokoknya.







Usi
Dia cici yang baik dan paling pinter ngerajutnya. Mb wina hampir sama mb ria, dia juga sering ngetrollin aku walaupun dia sendiri juga nggak sadar.









Si polos yang kadang pikirannya bisa lebih liar dari yang kita bayangin ahaha. Wina tuh lucu, apalagi klo lagi di godain dan diisengin sama anak-anak ntr pasti tau-tau mukanya berubah merah kayak tomat mateng. Klo lagi aku gangguin pasti teriak kenceng banget “iihhhh Oriiiiiin!!” XD 






Ifel
Dia juga kakak sepupuku. Orang cina dari fisik dan otak tapi nggak bisa bahasa cina, jadi ya kurang tulen ahahahaha :p. Pelupa tingkat dewa, kadang juga heran kenapa bisa sepelupa itu. Ditambah lagi kalau lagi ‘jatuh ke atas’, pelupanya bisa tambah parah. Big no no kalau dia lagi PMS, mending diem ae lah daripada kena semprot. Suka treak-treak, apalagi kalo lagi digangguin sama asisten lain soal orang yang menyebabkan dia ‘jatuh ke atas’ pasti langsung treak-treak dan mukanya jadi merah kayak piggy, eh maksudku tomat :p. Perajut benang-benang besar, yang ngajarin aku pakai SA Poyeng didouble. Jadi kalau mau minjem jarum-jarum big size, go ask kak Wina :p. Sekarang lagi galau akademis, karena harus menyelesaikan sesuatu yang tidak boleh disebutkan namanya. Semoga bisa lulus tahun ini ya! Aamiin. Terus kak Wina itu juga strong. Dia bisa ngangkat galon hingga ngangkat mobil nyungsep *standing applause*. Terus juga sabar dan tabah mengurai benang kusut yang naudzubillah. Cocok jadi calon istri kamu pokoknya.


ini adiknya si Irin, pelupanya sama aja ma kakaknya, tapi loyalnya ke Poyeng juga sama juga ma kakaknya. :D Paling sering ga sengaja kena 'cuci' gara-gara dia asisten Poyeng yang paling sering ketemu aku. Ya.. itung-itung latihan jadi pendengar yang baik ya Win :p. Sering pergi kemana-mana sendiri tapi juga sering jadi sopir nemenin orang lain pergi-pergi. Suka banget pergi berenang, apalagi kalo lagi diet :p